Hindari Menunda Sesuatu, Supaya Hidupmu Lebih Bermanfaat. Hari itu saya merasakan rumah terasa sempit sekali! padahal pada hari biasa, rumah tidak seperti ini. Setiap saya melangkah, mata dan langkah kaki bertemu dengan tumpukan pekerjaan yang belum diselesaikan. Mulai dari ruang depan yang berantakan dengan mainan anak dan berbagai buku yang dipergunakan untuk belajar. Ruang tengah yang kerangjangnya penuh dengan pakaian belum disetrika. Kamar yang terlalu penuh dengan barang-barang. Pyuh.
Saya duduk dan membuka gawai. Ada banyak chat yang belum saya buka. Satu-satu saya buka dan beberapa pekerjaan belum saya selesaikan. Dari kamar terdengar teriakan anak pertama saya, menanyakan tugas belajar daringnya. Dari dapur terdengar suami menanyakan, mau makan apa hari ini? Dari luar terlihat tanaman belum disiram. Masya Allah. Saya merasakan hidup terasa mencekam! Saya seperti dikejar-kejar sesuatu dan tenggelam larut dalam kubangan pekerjaan. Yup, realitanya saya dikejar-kejar perasaan bersalah karena pekerjaan belum kelar.
