Alhamdulillah, suara tangisan bayi akhirnya terdengar beberapa saat setelah operasi secar berlangsung. Tangisan yang saya tunggu-tunggu selama sembilan bulan.
Nafas tak tertahan dan tangisan tak terbendung ingin melihat bayi yang dikatakan perawat dan dokter adalah perempuan. Saya ingin melihat rambutnya....ingin melihat kulitnya, tapi dijawab...dibersihkan terlebih dahulu yak.
Samar masih terdengar tangisan itu, lama nian tak diperlihatkan kepada saya. Pun akhirnya saya kaget, ketika dua orang berseragam biru membawa bayi meyodorkan dari atas kepalaku. Inikah bayiku... Subjanalloh Maha Suci Allah, kulitnya putih kemerahan...matanya jernih dan tangisannya....Ya Allah terima kasih.
Saat itu juga IMD atau Inisiasi Menyusu Dini dilakukan. Belakangan diketahui salah satu dari dua orang itu adalah Dokter Diatrie Sp.A yang membantu bayiku menyusu dini. Mulut mungil bayiku dipertemukan dengan PD dan dengan gerak perlahannya menghisap dan sentuhan awal kulitku dan kulit bayiku.
Maaf, saya gak bahas apa itu IMD dan manfaatnya yaak...terlalu panjang untuk postingan blog sembari menjaga si kecil. Tentunya IMD sangat penting bagi bayi saat menyentuh kulit ibunya. Dulu sekali, saya pernah mengikuti workshop laktasi, dan artikelnya ketinggalan di kantor, ya sudahlah.... yang jelas saya bahagia akhirnya, di RS Awal Bros dengan dokter anak yang cantik, IMD tidak kuminta namun malah disarankan.
Terima kasih dokter Diatrie, Semoga saya dan bayi mungil ini senantiasa sehat dan ASIku lancar 3 bulan,6 bulan bahkan 2 tahun, aamiin.
Lain kali, baiklah...akan saya tulis manfaat IMD yak.