[Friendship]
Kalimat di atas adalah kalimat yang saya baca di sebuah kertas perpisahan dari seorang teman. Teman semasa kuliah dulu. Teman yang sampai saat saya menuliskan artikel ini, belum pernah bertemu lagi. Mungkin sudah hampir 15 tahun yang lalu tidak berjumpa. Rasanya ingin sekali mengadakan reuni dengan teman-teman kuliah. Beberapa teman kuliah sering berkabar meski melalui media sosial, tapi dia seorang meskipun memiliki media sosial, tidak pernah membagikan kabarnya.
Teman-teman lain mengajak untuk bertemu, melepas kangen, bertanya kabar, mengenalkan keluarganya, tapi teman yang memberi bingkisan dengan kertas bertuliskan "Jangan lupa yang satu ketika tahu yang dua" jangankan mau mengajaknya reuni, tapi nongol di medsos saja tidak. Saya tidak sengaja menghilangkan nomer handphone yang pernah diberinya. Handphone saya rusak saat itu, jadi, mengganti nomer whatsapp, dan semua data hilang. Termasuk nomer handphonenya.
Beberapa waktu lalu, teman-teman kuliah kembali mengajak bertemu kembali atau reuni istilahnya. Kebanyakan dari teman-teman kuliah memang tinggal di kota yang berdekatan. Saat saya pulang ke rumah orang tua di Cilacap, sebetulnya bisa banget loh, hadir dalam reuni yang sedianya akan diselenggarakan setelah Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Ach jadi kangen teman-teman kuliah, apalagi yang pernah magang kerja bareng. Yup, kenangan di tempat maganglah yang paling sering diabadikan dalam sebuah foto.
