Showing posts with label Ulang Tahun. Show all posts
Showing posts with label Ulang Tahun. Show all posts

Tuesday, 5 April 2016

Kado Terindah itu Adalah Doa dengan Kasih dan Sayang

Kado terindah bagi teman-teman semua, pasti berbeda-beda yak. Bisa kunci mobil dan tentunya mobil yang sangat diidam-idamkan. Bisa tiket perjalanan ke Jepang yang menjadi impiannya. Bisa jadi adalah hanya doa dengan kasih sayang dari orang-orang terdekat.

Doapun dapat diberikan dalam perayaan apapun, tidak hanya saat bertepatan dengan hari kelahirannya. Doa dapat diberikan saat mendapatkan promosi pada pekerjaannya. Doa dapat diberikan saat sedang akan mengerjakan ujian. Doapun bisa diberikan kepada ibu yang baru saja melahirkan anaknya. Bukan hanya mengajak salaman, bilang congrat lalu pergi *ini curhat.

Hari ini, saya ingin menyampaikan banyak sekali terima kasih, kepada teman-teman yang sudi memberikan komentar pada Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34. Alhamdulillah Allah masih memberikan kesempatan badan saya untuk semakin memperbaiki kualitas beribadah di dunia. Masih diberikan kesehatan untuk mendampingi suami, anak-anak dan teman-teman semua di sini. Alhamdulillah, Alhamdulillah dan Alhamdulillah.

Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34

Pada tanggal 4 April 1982 di kota Cilacap lahirlah seorang bayi perempuan yang cantik jelita, yang kemudian diberi nama : Astin Astanti. Jadi pada tanggal 4 April 2016 ini sang bayi cantik itu akan berusia 34 tahun dan dia telah berubah menjadi seorang wanita dewasa yang kecantikannya semakin bertambah saja. Saat ini dia telah hidup berbahagia bersama suami dan dua orang anaknya :)

Yeaayyy, selamat ulang tahun nanti pada tanggal 4 April ya mbak Astin. Semoga tambah sukses dan bahagia dunia akherat, aamiin :)

Sebelumnya saya ucapkan selamat ulang tahun ya mak... semoga selalu sehat, ceria dan hidup penuh berkah. Aamiin.


Lahir di Cilacap tanggal 4 April 1982 dengan nama lengkap Astin Astanti. Di rumah dipanggil dengan nama Tanti. Dan tahun ini usia mak Astin sudah 34 tahun. Yeayy...
Jadi GA go 34 itu, memeriahkan ultah mak Astin yang ke 34 di tahun ini.

Pemenang Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34




Pulsa 10.000 rupiah untuk 4 orang pertama yang memberi komentar yang benar.
  1. Santi Dewi
  2. Dwi Aprily
  3. Inna Riana
  4. Syafiatuddiniah 
Pulsa 50.000 rupiah untuk 2 orang, 
  1. Santi Dewi
  2. Anjar Sundari
Pulsa 25.000 rupiah untuk 8 orang
  1. Rani R Tyas
  2. Reni Judhanto
  3. Damarojat
  4. Lianny Hendrawati
  5. Melly Feyadin
  6. Jodi Setiawan
  7. Uniek Kaswarganti
  8. Inna Riana
Untuk teman-teman yang disebutkan di atas, silahkan mengirimkan nomor Handphonenya yang akan diisikan pulsa melalui astinastanti@gmail.com. Mohon maaf jika selama diselenggarakan Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34 terjadi banyak sekali kekurangan. Mohon maaf juga jika ada yang kurang berkenan dan sampai jumpa lagi pada Giveaway yang akan saya adakan lagi, doakan ya diberikan kesempatan lagi.

Terima kasih untuk teman-teman yang telah memberikan banyak sekali doa dengan kasih dan sayang. Sukses selalu untuk teman-teman dan keluarga. Salam, Astin. [2016 :04]

Friday, 1 April 2016

Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34

Selamat pagi, selamat sukses dan selamat apapun untuk pembaca, untuk teman-teman semua dan berharap kita semua diberikan kesehatan, perlindungan dan kemudahan dalam beraktifitas hari ini. Amin.

Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34 ini merupakan Giveaway pertama dari saya. Inspirasinya datang tadi pagi, saat saya sedang menyetrika dan sepertinya seru juga ya, di bulan April ini saya mengedakan Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34. Giveaway-nya yang ringan-ringan saja, karena saya itu sibuknya luar biasa *plaaaaak, sibuk nyantai gitu.

Untuk pembaca dan teman-teman yang ingin mengikuti Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34, caranya cukup mudah kok. Cukup menuliskan pada kolom komentar, yang sementara saya moderasi. Dengan menuliskan kalimat sesuai clue apa itu Go 34 pada Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34 ini? kemudian cantumkan juga akun twitternya yak, nanti saya yang akan follow, jika kita belum saling follow.



Petunjuknya adalah Saya, Cilacap, April . Jadi silahkan jawab pada kolom komentar dan banyak sekali kok petunjuk yang menyertai di Facebook atau di blog ini. Oke ya, caranya cukup mudahkan?

Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34, sudah pasti hadiahnya adalah pulsa. Maaf ya, bukan karena saya ndak mau repot, tapi karena emang repot *dilempar kue ulang tahun. ;), berikut hadiah pulsanya.
  1. Hadiah pulsa 10.000 rupiah, untuk 4 komentar pertama. Tapi tetap diikutkan pada undian untuk hadiah pulsa berikutnya.
  2. Hadiah pulsa 50.000 rupiah untuk 2 orang yang beruntung.
  3. Hadiah pulsa 25.000 rupiah untuk 8 orang yang beruntung.  
Sistemnya akan diundi menggunakan mesin a la a la teman-teman di Group Embak Ceria ya. 
Jadi total hadiahnya adalah  340.000 rupiah untuk Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34 untuk pembaca dan teman-teman www.astinastanti.com.

Baca juga yuk : Tanggal 4 April Itu Hari Apa?

Pengumuman pemenang akan diumumkan tidak lebih dari satu minggu, semoga bisa tiga atau empat hari dari tanggal 1 April 2016. Ayo, meskipun tanggal muda, siapa tahu ada yang malas beli pulsa? kan lumayan Happy Happy Happy

Senin, 4 April 2016

Alhamdulillah bisa bangun lebih pagi. Alhamdulillah diberikan kesejukan penglihatan, kesejukan hati dan apa kabar semua? Setelah dua hari liburan a la astinastanti, pagi ini waktunya melakukan rutinitas kembali.

Dan, pagi ini saya akan mengeluarkan semua komentar untuk diundi ya, jadi this Giveaway Berhadiah Pulsa Go to 34 is CLOSED. Terima kasih semuanya yang sudi untuk memberikan komentar. Terima kasih untuk yang sudah memberikan doa dan tunggu ya pengumumannya.

Salam
Astin Astanti

Friday, 28 August 2015

Berkah di bulan Agustus

Alhamdulillah, masih diberikan kesempatan untuk mensyukuri nikmat sehat, nikmat menulis di bulan Agustus 2015 ini. Hayo, siapa yang memiliki kenangan dan atau moment yang memberikan keberkahan buat sahabat semuanya pada bulan Agustus ini? Mba Indah mengadakan Blessful August Giveaway, silahkan menuju blognya untuk mengetahuinya ya.

Untuk Mba Indah Nuria, pada bulan Agustus ini telah merayakan hari kelahirannya bersama suami dan anak-anaknya, Bo et Obie, biasa mereka disapa. Mba Indah dan keluarga diberikan kesempatan untuk merayakan hari kelahirannya di Disney Magic Kingdom Park, Orlando, Florida.

Mba Indah, selamat Ulang Tahun, sukses selalu, diberikan keberkahan berupa sehat, anak-anak yang manis dan pintar, pekerjaan yang baik dan dikelilingi teman-teman yang baik dan mensupport Mba Indah. Sekali lagi Selamat Ulang Tahun ya, Mba Indah, keberkahan untuk Mba dan keluarga, aamin.


Alhamdulillah juga, pada bulan Agustus tahun lalu, tepatnya tanggal 20 Agustus 2014 telah dilahirkan dengan selamat, seorang bayi perempuan dari rahim saya. Iya satu tahun yang lalu saya dibantu  dokter Obgyn, dokter anak, dokter anastesi serta para perawat untuk melahirkan bayi saya melalui tindakan operasi.

Bulan Agustus tahun lalu, menjadi keberkahan tersendiri bagi saya, suami dan anak pertama saya. Bagi saya inilah moment lengkapnya seorang ibu mendapatkan anak dari rahimnya, menimangnya, menggendongnya, mengusapnya, menciumnya, memelalakan mata ketika mengantuk untuk menyusui atau sekedar mengganti popoknya yang basah.

Alhamdulillah, anak ke dua saya dilahirkan dengan berbagai proses yang sangat dimudahkan, tentunya semua berkat ridho dari Allah SWT yang memudahkan, melancarkan serta meringankan proses-proses tersebut.

Merencanakan Kehamilan

Proses pertama, pada kehamilan kedua saya merupakan kehamilan yang direncanakan. Setelah empat tahun berikhtiar menggunakan KB alami, serta memutuskan merencanakan kehamilan, Allah memberikan jawaban untuk saya. Yup, tidak menunggu lama, Allah memberikan jawabannya, sehingga saya tidak harus menunggu lama. Maha Besar Allah.

Masa-Masa Kehamilan

Proses kedua, menjalani masa-masa kehamilan yang tentunya bebeda dengan kehamilan pertama saya. Kehamilan pertama, saya begitu dimanja, begitu diwanti-wanti untuk berhati-hati. Nah, kehamilan kedua ini, saya sudah dianggap cukup berpengalaman meskipun ini merupakan kehamilan pada masa yang berbeda. Begitu saya bilang, iya, karena kehamilan ini berbarengan dengan anak pertama saya yang masih manja.

Pada masa kehamilan ke dua ini pula, emosi saya sedang diuji, yup..yang di atas tadi, mengelola emosi bersama balita yang beranjak kanak-kanak serta mengelola emosi di tempat bekerja. Ada banyak sekali benturan-benturan status yang berkelebat dan harus diambil keputusan pada saat itu juga. Namun, itulah suka dan duka ibu yang sedang menjalani masa kehamilan, apa-apa "baper". Bisa menjalaninya? tentu saja saya menjalaninya, siapa lagi yang akan menjalaninya jika bukan saya, iya kan? everything is okay dan saya belajar banyak dari semua itu. 

Mempersiapkan Kelahiran

Proses ketiga, mempersiapkan kelahiran. Jauh sebelum bulan kelahiran diprediksikan, saya dan suami mantap untuk mendaftar BPJS Mandiri atau membayar sendiri. Niat awal membuat kartu BPJS adalah untuk berjaga-jaga dan bershodaqoh. Mengapa? siapa yang mengetahui hari esok, inginnya kami semua sehat-sehat saja, baik-baik saja, amin. Yup, BPJS ini merupakan jaminan kesehatan non komersil, dimana dana yang saya bayarkan setiap bulan tidak akan kembali lagi seperti jaminan kesehatan komersil yang pernah saya tahu.

Dengan memiliki kartu BPJS, berarti saya mengikuti program pemerintah, membantu yang memang benar-benar membutuhkan jika dana saya tidak terpakai untuk pengobatan. Itung-itung menabung, iyes kah. Oiya, jika akan mendaftar BPJS, sebaiknya kepala keluarga mendaftar terlebih dahulu, baru kemudian para anggota keluarga. Untuk memilih faskes, sebaiknya dilihat mana faskes yang paling terjangkau, saran saya pilihlah yang 24 jam.

Kembali ke proses mempersiapkan kelahiran, dengan riwayat SC pada anak pertama, riwayat pasca SC yang jelek pada jahitan. Dokter memberikan saran apda saya dan suami. "Jika ibu ingin melahirkan normal, silahkan, namun nanti pada pembukaan delapan, kepala bayi akan di vakum...."

Bla, bla and bla and bala bala dech, mendengar kata vakum, langsung suami mengatakan "Yang terbaik untuk bayi dan ibunya, dok, tindakan saja".

Sssst....bukan Pro SC atau Kontra Normal ya, suami saya merasakan benar, bagaimana penderitaan saya beberapa kali bolak-balik ke Rumah Sakit untuk diambil benang yang keluar dengan disertai darah. Yup, Dua minggu setelah dinyatakan bagus oleh dokter yang mengoperasi saya, ada benang dan darah yang merembes keluar dari bekas jahitan SC, aduh perih sekali saya menulisnya, sakit dan perih.

Suami juga menghargai bagaimana saya mempersiapkan persalinan normal dengan jalan kaki setiap pagi dan sore setiap hari. Namun dari segi medis, pasca SC yang jelek dan riwayat SC anak pertama, saya disarankan untuk melakukan SC pada kelahiran anak ke dua saya. Baiklah, saya lantas mempersiapkan hal-hal yang terbaik menjelang operasi.

Hari Dilakukannya Operasi

Proses keempat, hari yang telah ditentukan untuk melahirkan anak kedua saya. Mendaftar dengan pasien BPJS Mandiri, surat-surat yang diperlukan, saya dan suami telah persiapkan. Rumah Sakit pilihan yang pro BPJS dan dokter pilihan kami yang bersedia membantu pasien BPJS. Alhamdulllah proses pendaftaran lancar hingga proses tindakan dan rawat. Semua itu sesuai dengan kelas BPJS yang tertera.

Saya berada di kelas satu, dengan perawatan dan tindakan kelas satu tanpa disusah-susah atau ditelantarkan. Satu hari setelah dilahirkan, bayi saya segera didaftarkan pada BPJS untuk administrasi hari kepulangan dari Rumah Sakit. Alhamdulillah, semuanya diberikan kelancaran dan dimudahkan urusannya hingga saya dan bayi saya pulang ke rumah.

Maka Nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? selalu ayat dari Surat Ar-Rahman tersebut saya baca dan nyanyikan. Ini adalah berkah dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT, kepada saya dan keluarga. 

Agustus tahun ini, bayi perempuan saya telah tumbuh menjadi bayi yang lincah, yang pandai mengucap "Abar=Akbar" ketika adzan sedang mengumandang atau melihat saya menggelar sajadah. Sujudnya masih seperti orang tidur tengkurap, namun itulah karunia yang saya terima, semua itu akan menjadi hal terindah hingga nanti.

Mba Indah, itulah cerita pada bulan Agustus yang berkah. Jika Agustus menjadi bulan lahir Mba Indah, bagi saya Agustus merupakan moment kelahiran anak perempuan saya yang berkah. Akhir kata, terima kasih telah mengajak saya untuk berbagi cerita Blessful August Giveaways.



Saturday, 22 August 2015

Pesanan PHD Kesukaan Keluarga

Beberapa hari ini saya hanya menyediakan ayam ungkep, yang digoreng ketika akan makan dan abon sapi yang mudah untuk disantap. Saya tidak masak sayur, hanya menyediakan buah-buahan untuk sumber serat. Bukan saya sedang malas memasak, namun setelah memasak porsi kecil sekalipun, sayur tidak habis. Kasihan kan ngelihatnya, karena suami dan saya sama-sama sedang sibuk (sok sibuk banget). Di rumah, ada pengasuh dan nenek yang lebih baik jajan siomay atau bakso yang lewat di depan rumah. Apa sayuran buatan saya kurang enak? lupakan, impian mendirikan warung nasi masih ada kok :)

Jadi, kadang saya bingung, mau makan apa lagi? beli makanan dari luar lalu dibawa ke rumah sudah menjadi solusi, tapi tetep kurang bergairah begitu untuk menyantapnya. Keinginan saya makan di warung di luar rumah, tapi ya...jadwal suamiku masih padat, jadi kurang lengkap kalau makan di luar kurang seru, kan.

Akhirnya, kebiasaan lama muncul, pesan makanan via online yang enak-enak atau setidaknya membuat gairah melumat makanannya tumbuh kembali. Pizza Hut pilihanku, buka di website PHD bisa memilih pemesanan dari restoran atau delivery. Lalu, saya pilih yang PHD saja, menunya masih menu kebangsaan keluarga saya. Big Box yang isinya macam-macam, ada pizza ada nugget, ada sosis dan ada biskuitnya.

Saya menekan tombol 1 500 600 dan langsung disapa dengan nama saya serta alamat saya tinggal. Sengaja saya loudspeeker dan anak saya, heran, kok langsung tahu nama ummi dan alamatnya? hayo...jawabannya bisikin pada rumput yang sebenarnya enggak bertanya. Saya diberikan pilihan menu baru yaitu My Box, di mana harganya cuma 35.000, pikiran saya langsung bilang, pasti kecil banget. Yakin kan.

Saya tetap memilih di awal, Big Box dengan pilihan pizzanya meat lovers, kesukaan siapa hayo? kesukaan semua. Karena di My Box snacknya bisa diganti, saya bertanya untuk di Big Box boleh digantikah? sementara belum..ya sudah. Lalu saya ditanya pembayarannya melalui apa? cash, debit, atau visa. Saya jawab, visa tapi ada promonya enggak? ternyata promo CC juga bersyarat, yaitu membeli pizza jumbo minimal dua loyang. Pikir saya, buat siapa pizza jumbo? dua pula, iya sich potongan 40% tapi tetep mikir-lah.

Pengalaman saya memesan PHD di daerah tempat tinggal saya, deketnya cuma lima menit sebenarnya, tapi biaya kirimnya 15 ribu lebih. Tapi kan, tinggal nunggu at home, kalau lebih dari waktu yang dijanjikan 30 menit, saya pernah loh, mendapatkan voucher pembelian gratis tapi...dengan syarat menggunakan pembelian baru terlebih dahulu, baru vouchernya bisa digunakan. 

Pesanan PHD 5 April 2015, sehari setelah ulang tahun saya
Kemarin, 30 menit kurang lima menit sebuah sapaan khas, terdengar...sudah datang rupanya, padahal ngarep lama kan? dipentung pan pizza. Trala Big Box datang dan langsung dibawa dan dimakan sama Faiz. Fira kebagian kah? ternyata kebagian, iseng saja saya cubitin satu biskuitnya...em, abis itu stop, kasihan masih imut kan si Fira. 

Oiya, saya mau cerita dulu ya...di dalam Big Box da apa saja? ada Pizza berbentuk persegi panjang, bukan bulat ya. Chicken Sticks, Silverqueen Soft Cookies yang saya suka sekali dan mendapat acungan jempol enam, pinjem jempol Fira, Beef Sausages Bites, Pepchiz dan dua saos (Hotmix sauce and BBQ Sauce).

Pesanan PHD 21 Agustus 2015, sehari setelah ulang tahun Fira

Pizzanya bisa dipesan sesuai selera, nah yang Silverqueen ini, baru, enak sekali..jadi cookies ketika digigit ada cokelat dan kacang medenya, iich enak sekali, sayang cuma tiga biji. Beef yang berbentuk sosis juga enak, padat dan rasa daging. Pepchiznya, gurih sekali...ada peperoni dan keju yang dibalut roti PHD aromanya jagung bakar. Menyantap beberapa biji sudah kenyang, bisa dipanasin besoknya, karena kamu enggak bantuin makan.

Jadi, siapa yang ingin mengirimi paket PHD Big Box untuk saya? bulan depan saja ya, bulan ini saya sudah pesan kemarin dan gairah makan saya sudah lumayan lumer dan menggebu-gebu, yok makan lagi.






Thursday, 20 August 2015

Selamat Ulang Tahun Zhafira

Zhafira, 
Hari ini satu tahun yang lalu ummi mempersiapkan kelahiran kamu yang memang sudah direncanakan melalui operasi sesar. Tindakan operasi telah didiskusikan dengan dokter, abi dan orangtua ummi. Semua untuk keselamatan ummi, dan kamu cantik, meskipun ummi telah mempersiapkan persalinan normal dengan melakukan senam hamil dan jalan-jalan setiap pagi dan sore.

Zhafira,
Detik-detik menjelang kelahiran kamu, ummi selalu beristighfar. Ummi pasrahkan semuanya kepada Allah, ummi merasa ummi telah merasa menua dan telah berapa kali berada di meja operasi. Ummi merasa takut, namun ummi selalu mendekat kepada Allah dan mempercayakan semuanya hanya pada Allah.

Zhafira,
Di ruang bersalin, berdua bersama abimu, sepi dan tidak ada yang mi lakukan selain ingin mengajak abimu bercanda. Kakakmu, Faiz di rumah menunggu kelahiran kamu, sayang. Berdoa untuk kita. Di ruang itu juga, persiapan kelahiranmu dimulai. 

Zhafira,
Berada di ruang operasi, tendanganmu semakin kuat...inikah saatnya kamu ingin dilahirkan ke dunia? melihat kuasa dan ciptaan-Nya? mules, perih dan tegang menjadi satu. Perlahan lampu operasi berada di atas wajah ummi. Nyata, mi mendengar tangisan lembut kamu, mi ingin segera melihat kamu.

Zhafira,
Tangisanmu keras sekali saat sedang dibersihkan dan ummi ingin segera melihatmu... Alhamdulillah yang mi tanyakan, berapa beratmu? dan lidahmu melumat kulit dada ummi, kau mencari sesuatu di sana, Nak? matamu tajam, kulitmu halus dan gerakanmu gesit saat dokter anak melakukan Iniasi Menyusu Dini. 

Zhfira,
20 Agustus 2014, hari pertama kali ummi melihatmu, melihat matamu yang ternyata begitu tajam, begitu hitam menggelorakan rasamu ingin melihat dunia. Berdua dengan abimu, mendiskusikan namamu, apa yang sebaiknya menempati nama tengahmu, karena mi dan bi telah mendapatkan nama depan dan belakangmu.

Zhafira,
Satu tahun bersamamu memberikan banyak sekali yang mendebarkan ummi. Berdebar ketika menyusuimu, berdebar ketika memandikanmu, berdebar ketika menggendongmu pertama kali. 

Zhafira,
Sama seperti yang diharapkan begitu banyak orangtua, selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Dan kamu sayang, sebagai seorang puteri, sholehah lah, pintarlah, berbaik hatilah, berpikir yang baiklah, sehatlah jasmani dan mentalmu.

Zhafira,
Mi dan bi mendampingi dan terus membimbingmu, di satu tahun pertamamu, hanya doa dan pelukan serta cinta kasih dari mi, bi kakak Faiz serta keluarga semua. Mi juga minta kepada sahabat semua untuk memberikan doa dan cinta yang tulus untu Zhafira.

Selamat Ulang Tahun Pertama Azalia Asty Zhafira

Thursday, 26 February 2015

Selamat Ulang Tahun ke- 27 NOVA

Tabloid Nova, siapa yang tidak kenal dengan tabloid yang identik dengan perempuan tersebut? salah satunya astin kecil. Astin kecil suka sekali jika, ibu membeli tabloid Nova ketika pergi, entah ke pasar, ke puskesmas atau memang sedang jalan-jalan. Ibu juga pernah terlihat berlangganan, namun berlangganan ke penjual koran saja.

Berebutan Membaca Tabloid Nova (1)

Tabloid Nova memberikan banyak pengetahuan untuk ibu, yang setiap harinya di rumah dan menjaga anak-anak sewaktu masih kecil-kecil. Namun bukan hanya ibu saja yang menikmati setiap cerita dari tabloid Nova. Seingat saya, astin kecil suka sekali membaca tabloid Nova di bagian konsultasi kepada psikolog, entah mengapa.

Lain halnya kakak perempuan saya, yang disukai adalah bagian cover dan ceritanya. Kalau adik laki-laki seringnya ya...hanya mengobrak-abrik halaman demi halamannya saja. Anak laki-laki apalagi sewaktu kecil, suka sekali dengan bunyi-bunyi kertas yang digesekan akan timbul suara yang seru.

Jadi, kami suka berebutan jika ibu sedang membaca tabloid Nova. Kadang ibu juga tidak mau ketinggalan berita yang terdapat di Nova. Ibu ingin  yang tahu pertama mungkin, karena ibu menyukai semua bagian dari tabloid Nova, hingga pernah membuat buku kliping.

Kangen juga, episode rebutan halaman-halaman tabloid Nova yang kadang tidak di stepless. Itu terjadi kira-kira tahun 1995 jadi, hampir 20 tahunan. Berebutan halaman tabloid Nova itu, paling berkesan untuk saya, kangen kakak dan dua adikku, serta kangen ibuku.

Berlatih Memasak dari Resep Dapur Nova (2)

Ibu pernah mengatakan, bahwa saya tidak sekedar meminta dimasakan sesuatu dari resep yang dibaca. Iya, astin kecil juga suka sekali membaca bagian resep dapur Nova. Resepnya simple dan mudah untuk diikuti.

Resep pertama yang saya ingat adalah, membuat nasi goreng. Saya mengatakan kepada ibu, mau membuat nasi goreng, itu ketika saya masih SMP. Rasanya lumayan enak, karena memang mengikuti bumbu yang diperlukan serta langkah-langkah yang diberikan tim dapur Nova.

Tidak itu saja, ternyata resep-resep dari dapur Nova, telah ibu buat kliping sejak dahulu. Ibu suka membuat kliping apa saja. Baik resep maupun gambar pakaian yang sedang diulas oleh tabloid Nova.

Astin dewasa akhirnya mengikuti kebiasaan ibu membeli tabloid Nova, namun sesekali saja, karena masih harus berbagi dengan kebutuhan hidup, rumah tangga baru. Pesan saya untuk Nova, yang kadang menambahkan halaman eksklusif dengan kertas yang berbeda, jika ada perayaan hari besar atau hari-hari spesial.

Pesan Cantik Untuk Tabloid Nova

Apalah saya ini  memberikan pesan untuk tabloid yang usianya tidak terpaut jauh dari umur saya. Namun untuk ulang tahun Nova yang ke -27 ini, beberapa hal yang saya sampaikan semoga menjadi motivasi untuk tabloid Nova ke depan.

Tabloid Nova sudah jeli melihat peluang pasar dengan memasukan topik, dapur, cerpen, konsultasi, griya serta cerita-cerita yang berlatar belakang perempuan. Setidaknya, tidak ada salahnya untuk konsisten memberikan topik perempuan yang lebih luas lagi. (1)

Oiya, saya juga suka sekali membaca perempuan inspiratif dalam tabloid Nova. Apalagi akhirnya teman blogger saya mejeng menjadi perempuan inspiratif tahun 2014 pilihan tabloid Nova, selamat ya Anaz, horeee..aku pernah ketemu orangnya.

Untuk cover depan, sebaiknya memang fublik figure yang memang memiliki riwayat kehidupan sebagai perempuan yang layak untuk dicontoh semangatnya. Saya suka sekali, jika para artis perempuan yang diwawancarai memberikan tips-tips yang emang menjadi motivasi pembacanya. (2)

Membagi topik perempuan di setiap minggunya, karena tabloid Nova terbit mingguan, bisa jadi topik-topik yang memang banyak dicari oleh para perempuan dibagi dalam satu bulan tersebut. Contohnya minggu pertama mengupas tuntas, kesehatan wanita. Minggu ke dua, pernikahan, minggu ke tiga kehamilan, minggu keempat perempuan sebagai ibu.(3)

Pengalaman pribadi saya sebagai pembaca tabloid Nova, apalagi jika membaca mengenai kasus yang dikomentasi ahli, kadang suka tidak bisa memahami bahasa ahli. Nah, sebaiknya tim tabloid Nova juga mengimbangi dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti para pembacanya, yang kebanyakan ibu-ibu seperti saya. Atau, bisa juga diberikan catatan kaki untuk pengertian yang dibahas tersebut. (4)

Tabloid Nova memiliki halaman yang memang lumayan banyak, mungkin karena diterbitkan hari senin saja dalam satu minggu. Jadi, kadang para pembeli berpikir, aduh, kemahalan atau bagaimana. Jika memang halaman warna tidak diperlukan dalam satu rubrik, sebaiknya memang dikurangi, sehingga ongkos produksinya jauh lebih murah, sehingga harga jual tabloid Nova terjangkau oleh kami, hehee.(5)

Untuk mengakrabkan tabloid Nova dengan para pembacanya, acara-acara yang diadakan sebaiknya diadakan di setiap kota-kota, jangan hanya di kota besar, namun kota-kota pinggiran seperti kota tempat tinggal ibu saya, juga dilirik ya, Nova. (6)

Menerima pasrtisipasi dari pembaca dengan menerima tulisan/kreativitas serta inspirasi dari pembaca, dan disediakan halaman untuk pembaca dari pembaca. Misalnya, saya mewakili para blogger diberi kesempatan untuk menuliskan artikel untuk mengisi halaman tabloid Nova. Atau para pembaca yang memiliki keterampilan membuat prakarya, dengan menceritakan cara pengerjaannya. (7)

Terakhir, dari pembaca kecil jaman dulu, terima kasih untuk tabloid Nova, yang menemani hari-hari kecilku, hari-hari dewasaku dan hari-hari ibu saya. Dari tabloid Nova, banyak sekali kerajinan tangan yang dibuat oleh ibu, dari dapur NOva ada beragam masakan yang saya sajikan untuk keluarga. 

Selamat Ulang Tahun ke 27 tabloid perempuan terkeren, tabloid Nova, sukses selalu dan menjadi wadah pemberi inspirasi bagi para perempuan di Indoensia hingga di luar negeri. Ke depan, saya percaya, tabloid Nova semakin dicari dan digemari oleh para perempuan dan para lelaki yang akan memberikan tabloid NOva untuk pasangannya.



Friday, 4 April 2014

Tanggal 4 April Diperingati Sebagai Hari Apa?

Selamat pagi duniaaaaa, apa kabar? hari ini cerah bukan? cerah lah..kan hari Jumat. Hehee..hubungannya opo ya? ya begitulah setiap hari selalu membawa hikmah yang positif dan memberikan inspirasi yang baik, aamiin.

Sarapan pagi bersama suami dengan tempe kemul *kata Mak Dwina, Mak cantik dari bogor. Kalau kata aku sich tempe mendoan ala luar Cilacap, heee...maksa yak.  Hari ini aku sudah ijin tidak masak, cuma bikin tempe imitasi mendoan dan masih ada oseng kacang panjang dan capcay ayam, kemaren...hehee.

Sembari nonton tipi, nontonnya news yaaak disalah satu televisi yang pembawa beritanya si model ganteng Adrian itu, aku menyimak dengan baik. Sebetulnya antara kelaparan sangat dan kok si nara sumber yang sedang membahas masalah ekonomi era SBY, kok miyip banget sama bapak SBY? Aku tanya ke suamiku, dia siapanya SBY? dijawab dengan lempeng. Staf Khusus Kepresidenan bidang Ekonomi, dia lulusan UI, profesor termuda. Ooooh...suamiku sedang mengenang jaman kuliahnya kali yak, nama si staff itu Firman, mirip banget mukanya, logat dan gaya bicaranya, cara mengatur bicaranya persis sis sama SBY.

Jadi tanggal 4 April itu hari apa? dan si model ganteng Adrian menyebutkan hari kemerdekaaan Republik SENEGAL, sebuah negara di sebelah sungai senegal, di Afrika Barat. Negara Senegal mendeklarasikan kemerdekaannya pada tanggal 4 April 1960, pengetahuan baru karena aku baru tahu ada negara Senegal, aku kuper sekali yaaak. 

Ada untungnya juga, pagi-pagi, duduk berdua suami, nonton tipi yang news...anaknya kemana? dah ngebolang dong..hahaaa. Ooops, terima kasih suamiku tercinta, dini hari tadi ciuman dan ucapan selamat untukku kau ucapkan. Semoga diusiaku yang (kalap ngitungnya...) tidak lagi anak-anak ini, eheeem..aku makin dewasa, bijak, berpikir jernih dalam mengambil keputusan dan makin menambah ilmu, ilmu yang baik ya... Menjadi pendampingmu yang sanggup menjadi penyejuk di mata dan hatimu, aamiin. Menjadi ibu yang sanggup menjadi penerang untuk anak-anak kita kelak, aamiin.

Hi senegal, jadi ulang tahunku dirayakan di sana yak? makasih ya, makasih juga a news at NET.

Salam
Astin



Thursday, 4 April 2013

Hari Ulang Tahunku

Alhamdulillah. Hanya kata itu yang selalu menemani setiap desah nafas hari ini. Empat April 2013, hari kamis, adalah pengulangan tanggal lahirku. Ketika hari Minggu, empat April 1982, 31 tahun yang lalu, ibuku tersenyum bahagia sembari mengedipkan matanya ke arah bapakku dan berbisik. "Anak kita lahir, normal, cantik dan sehat."

Kalender 2013 yang aku terima sebelum habis tahun 2012, sudah aku cari dan tandai. Namanya manusia *okeh laline. Bangun pagi hari ini, aku tak mengingat, bahwa hari ini ulang tahunku. Dalam sholat subuhku, aku juga tidak ingat ini hari sebagai pertanda, umurku telah banyak dan berkurang jatah menghuni dunia yang fana ini.
Ketika hendak berangkat kerja, aku baru ingat. "Ini, ulang tahunku. kenapa suamiku tetap asyik di depan komputer, dan anakku bermain di luar rumah?" aneh. Ibuku yang setia menelepon pagi-pagi, juga tak terlihat di layar smartphoneku. Kelu ujung lidah dan derai air mata menetes, jatuh bak banjir bandang yang berkeliaran di kerajaan sang puteri.

"Mas," hanya cukup beberapa detik, menoleh kearahku. Baiklah, aku putuskan berangkat, mengendarai motor spacyku dan beringus-ingusan ria. Jika ada pengendara lain, berpapasan dan menatap ke arahku, aku segera mengeringkan air mataku". Gimana rasanya nyupir motor sembari nangis? seakan-akan ingin mengambil kaca mata kuda dah*ups.

Alhamdulillah. Melihat hamparan sawah menghijau, aku tersenyum dalam kubangan air mata. "Indah sekali ya, sawah itu". Menenangkan diri sendiri. Bukan sekali, dalam perjalanan ke kantor. Seorang pengendara motor, tidak lebih bagus dari motorku, "Alhamdulillah, suamiku membelikan spacy,aku jadi nyaman". Pokoknya semua aku anggap indah *tapi emang indah kok.

Sedang beresin meja kerja, Bapak Manager di kantorku menyambangi dengan menyapa lembut. "Hey, Astin...selamat ulang tahun ya?". Aku melongo bener, tak peduli kalau gigiku ompong. Tak peduli mata sembabku, hingga beliau pun tanya. Cuma sebuah pertanyaan aneh dari mulutku. "Tahu dari manaaaa?". Serius, baru menjabat dua bulan lho!

Aku nangis lagi setelahnya, suamiku belum bilang "Selamat Ulang Tahun" aku enggak butuh kado, aku enggak butuh suasana yang romantis, karena hidupku sudah romantis.  Tak perlu kado spesial, hidupmu bersamaku, sudah sanagt spesial dan itu kado terindah dari Allah SWT, aamiin.

Friday, 8 March 2013

Lilin Ulang Tahun

***
Gak terasa yaaa udah memasuki bulan ke 3 di tahun ini. Perasaan kemarin baru aja jedar jeder dengerin petasan sambil tiup lilin, eh...sekarang gantian Samara yang bentar lagi tiup lilin :)

                                                                                      
Sepenggal cerita di blog Keluarga Samara yang sedang berbahagia sekali dibulan Maret ini, Samara akan diberikan kue ulang tahun, trus tiup lilin, trus jedorin balon yang ditiup ayah Daris, eh...bunda Dwi kaget dech, trus Samara ketawa bahagia sekali. Selamat ya, bertambah satu usia semakin pintar dan tumbuh dengan sehat sesuai dengan harapan ayah dan bunda yang menikah pada bulan Juni 2009. Eits...Bundanya Samara itu suka sekali berburu barang-barang bagus, pun mengincar year and sale pada tahun 2011, so...Samara makin happy dibelikan hadiah terindah dari Bunda.

Eh, kenalan dulu yuk Samara cantik, nama anak tante Faiz yang punya blog sendiri di sini yang suka sekali dengan lilin, apalagi lilin yang warna-warni seperti pelangi.
 
Ceritanya berawal dari ulang tahun suamiku pada bulan Maret 2011  sama ya?. Saat itu Faiz masih berusia kurang dari dua tahun, untungnya bangun pagi langsung mau saja gelendotan sama abinya*pikiranku langsung bekerja, bagaimana aku kasih kejutan buat suamiku ya? *laying in the kitchen sambil ngelus panci Akhirnya dengan segala keterbatasan aku mengeluarkan semua isi kulkas termasuk es batu yang sangat dingin pada pagi itu. 

Trala, jadilah seperti ini :

Nasi Cinta Sederhana banget
Aku mematikan lampu kamar kemudian masuk dengan membawa sepiring nasi yang di atasnya menyala tiga buah lilin, yang girang ternyata bukan yang ulang tahun sodara-sodara, Faiz yang riang bukan kepalang. 
"Asik ada lilin"
Dan langsung meminta piring tersebut untuk ditiup. Kemudian aku jelaskan ini buat abi yang sedang ulang tahun, apa coba dijawabnya?
"Faiz juga ulang tahun, "
Akhirnya mereka berdua yang meniup lilin tersebut. Hari-hari berikutnya, jika  sedang bermain Faiz suka sekali minta dinyalakan lilin kemudian dia akan menepuk tangan trus nyayi dech.
"Happy birthday to you..."
Lampu mati, pasti dong setelah lampu emergency rusak hanya bergantung pada lilin, itupun harus menyanyi setelah lilin tertiup.

***

Merayakan ulang tahun buatku sebenarnya tidak terlalu harus ada kue, perayaan ataupun hadiah, yang pasti harus ada doa dan perenungan serta target ke depan yang harus dicapai. walau sebenarnya karena ngirit *gubraaak. 

Tetapi karena Faiz suka sekali tiup lilin, akhirnya akyu dengan suamiku berinisiatif untuk membelikan kue ulang tahun, tetapi karena terlalu pagi dan belum ada toko buka dan malam hari suamiku pulang malam, akhirnya kami memutuskan untuk membeli Ice Cream Viennetta karena bentuknya sama saja seperti kue ya? *alasan dan kami berikan lilin di sebelahnya. Komentar Faiz?
"Asik ada lilin..."
"Selamat Ulang tahun ya nak, ayo tiup"
"Lagi dong mi....?"
Ha-ha-ha, Faiz tertarik dengan lilinnya dech, *sedang meringis karena fotonya belum ketemu.

***

Di usianya yang ketiga, Faiz dengan tumbuh dan kembangnya telah memberikan kebahagiaan yang luar biasa bagi kami, dan semakin pintar baginya untuk meminta sesuatu. Ketika ada temannya yang berulang tahun dia akan bertanya;
"Kok Faiz enggak kasih-kasih nasi kuning mi...?"
"Kan, Faiz enggak ulang tahun?"
"Iya, nanti Faiz ulang tahun terus tiup lilin ya mi?"
Bulan Oktober 2012, Faiz genap berusia 3 tahun namun kami belum bisa memberikan perayaan ulang tahun seperti teman-temannya yang lain. Hanya sebuah kue ulang tahun dan lilin yang menyala yang membahagiakan Faiz.

Gambar ketika Faiz kubangunkan 04.30 (cukup pagi untuk ukuran Faiz)


Lucu ekspresiny


Suka Lilinnya saja


Ketika meniup lagi


 ***

Gambar yang ketiga adalah gambar ketika Faiz nagis *entah berebut apa dengan abinya, cukup lama 10 menit mah ada. Abinya enggak bertanggung jawab kupikir kala itu karena langsung ke dapur, namun apa yang dibawa ketika masuk ke ruang depan? abi membawa kue kecil dan di atasnya terdapat satu lilin yang menyala. Faiz langsung seneng dan diam sodara-sodara, ketawa pada pagi itu membangunkan tikus yang baru terlelap *gotaaak.

Jadi intinya, Faiz suka sekali lilin ya?
"Suka, lilin kan ulang tahun mi?"
Seneng sekali melihat Faiz tumbuh dan pintar, bisa menjelaskan kalau lilin itu identik dengan ulang tahun. Dan beberapa waktu yang lalu, Faiz mempunyai permintaan yang sangat membuat aku dan suami pusing berkepanjangan. Ketika aku pamit berangkat bekerja,
"Mi, nanti pulangnya bawa hadiah ya mi..."
"Hadiah apa?"
"Ya pokoknya hadiah"
Dibelikan dong, kadang kala tidak dan ini ekspresi Faiz menerima satu hadiah yang sengaja ku buat rapi, karena permintaan Faiz akan hadiah terus menerus dan aku dibilangnya belum memberika hadiah.



Perjuangan tidak hanya sampai di situ sodara-sodara, Faiz belum mengatakan bahwa itu hadiah ulang tahun lho? iya ternyata begini permintaannya,
"Faiz maunya hadiah ulang tahun, bukan hadiah mi!"
Apakah diantara semuanya di sini, di sana, di situ...? ada yang paham? kalau aku alhamdulillahnya enggak! *telpaaaaak, ibunya pun enggak tahu? enggak!

Berapa kali pulang kerja membawakan sebuah mainan ataupun makanan kesuakaannya Faiz belum bisa disebut hadiah ulang tahun oleh Faiz. Sebetulnya suamiku sudah memberikan saran ke aku, tapi rasanya akan susah dan gak berguna ach *lebaaay,  seperti ini sarannya
"Belikan kue ulang tahun deh, "
Akhirnya suatu hari pulang dari kantor, aku mampir ke toko kue dan membeli kue kecil tetapi sama seperti kue ulang tahun. Seperti inilah ekspresi Faiz,



Dan hari setelah hari itu, Faiz sudah jarang meminta hadiah, hadiah ulang tahun ataupun menelepon untuk meminta hadiah lagi. And Now ternyata abi lebih hebat dari ummi, bisa menerjemahkan keinginan Faiz yang suka sekali lilin kemudian ditiup, itulah maknanya ulang tahun buat Faizku.

Samara, selamat ualng tahun ya, tulisan ini dibuat untuk memberikan sedikit kebahagiaan buat bundamu nak, tambah pinter, tambah cantik, tambah sayang sama ayah bunda ya nak,


"Postingan ini diikutsertakan pada Give Away Ultah Samara"


Thursday, 11 October 2012

Ulang Tahun ke Tiga Faiz Ghaisan

2009-10-11 Pukul 12.00 Kelahiran Faiz


Alhamdulillah,
speechless to talk more
desiran-desiran hati yang tak dapat aku ungkapkan membuat loncatan-loncatan elektron menyemai dalam relung jiwa.
Pertama melihatnya adalah di kamar operasi, hanya sebentar saja, rambutnya hitam lebat, merah badannya dan tangisannya kencang sekali, lalu suamiku memberiku kamera dan ada gambar-gambar anakku, saat aku terbangun dari tidur akibat obat bius.
tidak pernah terbayangkan seperti apa wajah bayi yang kukandung selama 9 bulan, yang setiap hari kerja aku masih bisa mengendarai motor dan berjalan-jalan di Rumah Sakit. Aku kaget dan merasa takjub walau tidak melahirkanmu secara normal, rasa bahagiaku adalah aku bisa melihat anakku, Alhamdulillah sehat. Anakku resmi lahir jam 12.00 siang, Tanggal 11 Bulan 10 tahun 2009 (12-11-10-09)
dan telah kami sepakati diberi nama Faiz Ghaisan Muttaqi, dengan pengharapan dari arti namanya adalah Kemenangan dari anak lelaki tampan yang bertakwa Kepada Allah SWT, aamiin. ( Faiz: menang, Ghaisan : anak lelaki tampan, Muttaqi: bertakwa Kepada Allah SWT) Aku berdua dengan suamiku, berusaha semampu kami menyiapkan pena terindah dan semoga senantiasa ada di jalan-Nya saat menorehkan pena tersebut di lembaran kehidupannya.

Betapa tak pernah tahu pula, akan seperti apa di usianya yang ke-3.
Telah banyak yang terjadi pada bayi kecilku sehingga dia mampu untuk bercerita sekarang,
Telah banyak yang dilalui oleh anak lelakiku pada episode memiringkan badan, tengkurap, duduk tegak, berdiri sampai dia mampu berlari sehingga dia mampu menghapal kemana dia hendak pulang kerumahnya.
Telah banyak yang dia dengar, dia ucap dan dia rasa sehingga mampu hati ini memahami apa yang tak terlihat, apa yang tak dengar dan hanya perasaan seorang ibulah yang mampu memaknainya. Hari ini 11-10-2012, telah memasuki usia ke-3, tumbuh menjadi anak lelaki yang tangguh dan telah melewati The Golden Ages.

Ulang Tahun ke-3
Hari ini, memang Ulang Tahun anakku, Dan bukan dihari ini saja aku memberikan selamat kepada diriku sendiri secara khusus tapi disetiap dia telah dan akan berulang tahun, kegembiraanku melebihi hari Ulang Tahunku sendiri.

Selamat Ulang Tahun buat Anakku, Faiz Ghaisan Muttaqi, Selalu dijalan Allah, pintar, sehat, panjang umur dan nurut sama semua orang yang sayang sama Faiz.
Terima kasih telah bermimpi membaut  pesawat.....
Ini tulisan Ummimu saat kamu berulang tahun ke tiga...and now at.12.00 pm
------------------------------------------------------------------------------------

Lilin Kecil



Sedari semalam mi ma bi menyiapkan sesuatu yang bisa ditempatkan lilin, hal yang faizku sangat tertarik... iya, betul... sebuah kue ulang tahun buat faiz. Tidaklah istimewa, karena aku tidk memesan atau menambahkan karakter yang faizku suka, tapi hanya sebuah tempat dimana faizku bisa meniup lilin pertanda “dia sedang ulang tahun”
Setelah 4 bakery diintip dan diicip, jatuhlah pada pilihan ke dua, sederhana tapi bakery-nya rame sekali. Plan kedua abi adalah beli lilin, oke...kami menuju ke Giant¸tersisa lilin angka 4...wew, baiklah tidak usah terlalu ngoyo, dirumah aku masih ada stock lilin warna-warni sisa ultah abinya dulu... perjalanan pulang, aku mampir Alfa, tidak ada juga, oke dech...apa adanya ya nak...
Aku memang sengaja bangun lebih awal lagi, satu karena pembantuku sakit dan yang kedua aku mau pagi ini apapun adanya aku mau pagi faiz nyaman buat dia.
Tidak terlalu pagi untuk membangunkan faizku, oke aku siapkan kue dan lilinnya, dia pasti seneng, anak kecil ekspresinya seneng dan seneng, plus faizku...sukkkka banget peluk minya kalau dia senang diberi sesuatu yang membahagiakan dia.
HAPPY B’DAY  Faiz Ghaisan Muttaqi... usiamu kini 3 tahun, belajar dan belajar ya...
Kue Ultah Faiz ke-3
Entah belajarmu dengan serius, bermain ataupun dalam rengekan dipelukkan mimu.