Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Wednesday, 26 June 2019

3 Cara Jual Mobil Bekas di BeliMobilGue.co.id

Hai hallo apa kabar teman-teman yang berniat akan mengganti mobilnya dengan mobil yang baru. Pasti dong, kalian semua butuh menjual mobil lama karena rumah tinggal tidak memiliki garasi yang luas. Saat ini jual mobil bekas sangat mudah loh. Seperti membalikan telapak tangan loh. Kalian sudah tidak perlu memasang iklan di koran ataupun memajang mobil di depan kompleks dan diberi tulisan di jual. Cara terbaiknya adalah Jual Mobil Bekas Secara Online hanya perlu waktu 1 jam dengan proses yang cepat, nyaman dan aman.

belimobilgue astin astanti


Sekarang tinggalkan jual mobil bekas secara konvensional. Apalagi dengan memajang mobil di depan komplek, kan sayang banget mobilnya dipajang gitu. Atau memasang iklan dengan meletakan nomer telepon di iklan, kemudian pembeli datang ke rumah. Duh saya paling menghindari janjian dengan calon pembeli mobil bekas di rumah. Entah kenapa saya kurang sreg dengan cara konvensional yang seperti ini. Sekarang kan sudah ada cara jual mobil bekas secara online loh. Kalian bisa langsung buka websitenya BeliMobilGue.co.id dari mana saja, bisa dari ponsel maupun laptop.

Friday, 10 August 2018

Fitur-Fitur Pada Mobil China Makin Menarik Hati Konsumen



[Otomotif] : Mobil China

Satu tahun yang lalu, sepulang menonton pameran otomotif bertaraf Internasional, suamiku berkali-kali mengajak diskusi sebuah produk dari inovasi terbaru. Mendangar namanya, saya sudah dapat menebak, dari mana mobil tersebut dibuat. Mendengar namanya, rasanya saya agak sangsi mobil China murah ini bakal meledak di pasaran Indonesia. Setiap sedang duduk berdua dengan suami, entah sedang makan, sedang menonton televisi atau sedang duduk di mobil, suami sering sekali menyebut nama mobil tersebut.

mobil china murah


Suami suka sekali membaca berita tentang perkembangan otomotif. Sampai-sampai dibela-belain, menonton video dari YouTube dan mensubcribe akun yang dirasa sangat bagus oleh beliau. Tentu saja saya ndak melarang, dong, toh apa yang disukai suami, adalah hal-hal yang positif, yaaa, meski mensubscribenya menggunakan akun pribadiku. Jadi, seolah-olah sayalah pengemar perkembagan dunia otomotif. Jadi, saat melihat gelagat suami tertarik mobil buatan China dengan inovasi muktahir dan canggih di kelas harga mobil 200 an, saya ndak gaptek.

Saturday, 28 July 2018

Pengetahuan Dasar Transmisi dan Cara Merawat Mobil Matic



[Otomotif] : Mobil Matic


Hai hai, sebelum punya mobil matic, ada baiknya paham bagaimana cara merawat mobil matic. Dalam bayangan saya, mengendarai mobil matic lebih mudah dibandingkan mobil bertransmisi manual. Mobil bertransmisi matic lebih mudah dipahami cara mengendarainya. Meskipun demikian, teman-teman juga harus memahami bagaimana cara merawat mobil matic, supaya awet dan tidak rewel saat diajak berkendara.



Selama ini saya mengendarai mobil bertransmisi manual, di mana tulisan di tuasnya berupa angka saja dengan uliran cara berganti gigi. Sedangkan pada mobil bertransmisi matic, pada tuasnya bukan tertulis angka saja, melainkan dengan huruf. Tulisan tersebut rata-rata sama pada tiap mobil bertransmisi matic.

Monday, 8 January 2018

Belajar Mengendarai Mobil Lebih Percaya Diri Setelah Punya SIM A

Alhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk belajar mengendarai mobil lagi. Dari dulu beluman bisa? Bisa sich bisa, tapi kan belom lancar. Jadi, kali ini belajarnya lebih ditekankan untuk melancarkan mengendarai mobil ditambah ada istimewanya nich. Istimewanya, belajar melancarkan mengendarai mobilnya di jalan sepi sampai ke jalan raya, lampu merah, tikungan tajam bahkan naik ke by pass di jalan Soedirman. 

Pagi itu, setelah membangunkan si sulung, saya menggondong si bungsu yang masih tidur dan dipindahkan ke dalam mobil. Panaskan mobil, dan ngelirik suami yang masih baca buku, kemudian memaksa minta diajari. Beliau sich mintanya dipaksa, jadi gak mau, kalau dia yang ngajak.

Belajar Langsung di Jalan 


Dari depan komplek perumahan, suami langsung menyuruh saya berganti posisi di belakang kemudi. Cleeeeeng, 3 pedal di bawah ini fungsi dan cara kerjanya kek mana ya? kacau banget dech, belom sempat ngebuka tutorial mengemudi, suami langsung minta saya yang bawa di jalan. Asli kaget, kan baru pegang lagi setelah sekian purnama? Suamiku cuma bilang, kalau sudah pernah belajar, pasti bisa. Suamiku yakin dan berani mengajak saya belajar mengendarai mobil di jalan karena sudah ada SIM A di dompetku. Sampai memastikan kepada saya, bahwa SIM-nya dibawa, kan?. Alhamdulillah bawa.

Friday, 4 November 2016

Disiplin Waktu dan Percayakan Pada Shop and Drive



[Otomotif] : Aki Mobil dan Solusinya


Hai teman-teman, apa kabar harimu? semoga selalu menyenangkan ya. Seperti Matahari yang selalu datang untuk memberi kabar gembira kepada aku dan kamu.

Jadi begini nich, suami aku tuh memiliki kebiasaan yang membuat aku selalu geregetan. Pembawaannya yang santai seperti di pantai, membuatku selalu kepanasan kalau sudah menentukan waktu berangkat, tapi beliaunya masih nyaman di tempat tidur. Bukan tidak disiplin, tapi lebih ke arah, santai saja, nikmati waktu, jangan buru-buru ;(

Dengan pembawaannya yang santai, terkadang ada banyak hal yang akhirnya membuat berantem kecil. Kata beliau sich, semuanya harus santai, enggak usah terlalu dibawa keburu-buru. Enggak apa-apa sesekali tidak harus on time. And what? Duh, kebayangkan kalau aku mendapatkan undangan event trus datang terlambat? enggak profesional, kan?

Tuesday, 28 June 2016

Mudik Lebaran Menggunakan Mobil Sedan Mitsubishi Lancer



[Otomotif] : Mitsubishi Lancer


Mudik merupakan bagian dari kehidupan saya selama 12 tahun hidup jauh dari tempat tinggal orang tua, atau biasa disebut kampung halaman. Menjadi bagian dari pemudik-pemudik lainnya dengan banyak kenangan dan cerita. Pengalaman mudik dari tahun ke tahun juga berbeda. Mulai dari mudik sendirian, mudik dengan  suami, mudik dengan  satu anak, mudik dengan dua anak. Pengalaman menggunakan transportasi mudik, mulai dari bus umum, kereta api, mobil travel hingga mobil pribadi.

Mobil sedan Mitsubitshi Lancer inilah mobil pribadi pertama saya dan keluarga, yang menemani mudik lebaran. Warna mobil abu-abu metalik, berbahan bakar bensin dan type manual. Saya sangat suka warna abu-abu metaliknya yang terkesan mewah meskipun mobil sedan Mitsubishi Lancer ini keluaran tahun 2003. Warnanya masih bagus dan mesinnya masih halus serta mudah dalam pengoperasiannya. Interiornya juga mewah, dashboard berwarna cream tua dan joknya menggunakan bahan beludru cream. Terakhir suami saya mengganti kain jok dengan warna putih hitam agar terlihat gentle.

Thursday, 26 May 2016

Perhatikan Ini, Agar Lebih Mudah Belajar Mengendarai Mobil Manual

Boleh ya, saya cerita sedikit tentang pengalaman saya belajar mengendarai mobil manual. Tepatnya tahun 2008, saya belajar mengendarai mobil untuk pertama kali. Belajar menggunakan mobil minibus di lapangan khusus untuk belajar mobil di daerah Bintaro. Pengenalan pertama adalah dengan kopling, rem dan gas. Pengenalan memegang setir yang jangan terlalu kencang pegangnya. Pengenalan gigi dan kemudian mencoba untuk menjalankannya. Berputar-putar di lapangan tersebut dan mencoba untuk melemaskan tangan memegang kemudi.

Berikutnya adalah di tahun 2012, menggunakan type mobil minibus juga dan di lapangan khusus belajar mobil dengan biaya saat itu 20.000 rupiah. Namun sayang, sama seperti belajar mengendarai mobil manual di tahun 2008. Tidak rutin dan tidak diharuskan untuk bisa, apalagi sudah ada anak kecil, yang ikut. Jadi, cuma refreshing saja belajar mengendarai mobilnya. Masuk kopling, masuk gigi, lepas perlahan kopling dan tekan gas. Berputar-putar di lapangan yang dekat dengan jalan tol tersebut.

Empat hari yang lalu, suami saya mengajak untuk belajar mengendarai mobil manual lagi. Kali ini menggunakan citycar produk Mitshubishi tahun 2002. Mobil yang biasanya hanya saya duduki di tempat duduk penumpang. Belajar lagi cara menginjak kopling, masuk gigi dan tekan gas. Di lapangan khusus belajar mengendari mobil, yang dulu tapi sudah beda biayanya. Dengan biaya 30.000 tidak bisa ditawar lagi, belajar berputar-putar di lapangan dengan tanah merah bersama-sama pembelajar lainnya. Pada hari libur, kendaraan yang masuk untuk belajar di lapangan tersebut bisa lebih dari lima dan itupun sudah membuat saya panik.

Suami duduk di kursi penumpang bersebelahan dengan saya, memegang hand rem dengan perhatian penuh. Pada hari pertama saya terkena omelan terus, dimarahi pula. Gara-garanya tidak dapat mempertahankan mobil supaya tetap hidup. Bukan hanya itu, setelah melepas kopling, mobil seperti kuda. Ndut grujak grujuk dan mati. Saya hanya bisa melengos sedih dan bertanya-tanya, kok gak bisa bisa. Inilah tahap paling krusial mengendarai mobil manual. Pada saat awal menggerakkan mobil dan mempertahankan supaya tidak mati mesinnya. Di jalanan, apalagi saat macet, bagian inilah yang paling urgent, kalau mobil matic, tidak perlu memikirkan hal ini.

"Meskipun nanti kamu pegang mobil matic, tapi dasar dari mengendarai mobil manual, harus dipelajari dan dipahami" Imam Subekty, suami sayah. Ditambahkan lagi, "Masalah belajar pegang setir, menyesuaikan mobil dengan jalan, cara berbelok, cara putar balik, cara menghadapi kendaraan yang kencang dari arah depan dan belakang, nanti bisa dipelajari di jalan"
Bersama instruktur mengemudi yang ganteng  setelah selesai private di pagi hari.


Hari kedua, berangkat setelah sholat subuh. Suami mengajak ke sebuah perumahan yang memiliki jalan yang panjang dan sepi. Gagal lagi untuk mengajak mobil melaju pertama kali, lagi-lagi masalah melepas kopling dan menekan gas yang tidak sinkron, jadi mobil berlagak seperti kuda, mesin mati. Dikhawatirkan mengganggu pengguna jalan, kembali lagi lah ke lapangan khusus belajar mobil pada pukul 6 sampai di lokasi. Hello brooo, tetep juga ditarik uang masuk, padahal mata bro masih kiyip kiyip.

Pertemuan kedua, suami baru membuka rahasia untuk lebih mudah menggerakan mobil pertama kali. Tekan kopling, masukan gigi, kemudian lepas pelan kopling jangan digas dulu. Saya ditanya, "jalan gak mobilnya?" seperti murid kena gertak gurunya, saya menjawab "jalaaan..." uhuuu...nangis dech. Nah, kalau sudah jalan tekan gas sedikit saja, kemudian baru sesuaikan gasnya. Setelah dicoba nich, suamiku bolak balik sap sip sap sup. Bisa saudara saudara, mesin mobil enggak mendadak kuda dan mesinnya hidup sembari bersiul.

Pertemuan kedua di lapangan tersebut, adalah belajar menggerakan mobil pertama kali, rem, kemudian jalan lagi. Jadi, baru satu meter, rem, jalan lagi, rem jalan lagi dan tidak boleh sampai mesinnya mati. Ya ampun, pada bagian ini saya sudah mulai datang percaya diri. Jadi ini to rahasianya? kenapa gak bilang dari awal suamiku? kata dia, biar merasakan sendiri, mana slah nya. Hari kedua dihabiskan kurang lebih dua jam, dari balik kursi penumpang, suamiku lancar menguap dan kakinya disilangkan, nyaman kali duduknya dia.

Pertemuan hari ketiga, selepas sholat subuh lagi. Suami membawa ke perumahan yang kemarin saya dinyatakan GAGAL. Ada satu dua kendaraan, saya mencoba untuk tidak panik, percaya diri dan mulai menyamankan duduk. Alhamdulillah ya Allah, menjalankan mobil oke, membelokkan pada tikungan lebar oke, berpapasan dari kendaraan yang berbelok dari jalan kecil, oke, putar balik sedikit oke karena saya belum belajar mengoperasikan hand rem. So far kata suamiku sudah lebih baik.

Pertemuan hari ke empat. Saya sudah mulai merasakan kenyamanan di balik kursi kemudi. Pada jalanan yang ramai, meski kadang masih panik, kata suamiku wajar. Ada pula saat saya diminta tetep maju mendekati sepeda motor dan mobil pada kondisi berpapasan di tikungan, untuk meminta jalan. Lah yo opo aku ini, belum seminggu sudah diminta seperti itu. Takut dong ya, kalau dimaki-maki orang ituloh yang gak enak. Pertemuan ke empat hanya satu jam karena saya dan suami sudah kelaparan.

Malam harinya saat akan keluar mengantar nenek pulang ke rumahnya, saya minta membawa mobil sampai ke depan komplek perumahan. Diijinkan eeeuy. Di depan mertua dan anak-anak, saya diperbolehkan membawa mobil dari depan rumah, melewati pos satpam dan kemudian melaju pelan sampai di depan perumahan. Alhamdulillah meskipun menahan deg-degan, tapi saya percaya seperti kata suami. Dengan sering membawa mobil, lama-lama pasti akan terbiasa dan menambah belajar. Pastikan ya?.

So, ijinkan saya untuk merangkum beberapa hal yang diperhatikan, agar lebih mudah belajar mengendarai mobil manual.
  1. Niatkan untuk bisa, bukan main-main apalagi cuma gegayaan duduk di belakang kemudi.
  2. Usahakan jangan panik ya, panik menimbulkan mis rem ke gas, berabe kan?
  3. Cari tahu terlebih dahulu bagian-bagian apa yang penting untuk diperhatikan.
  4. Saya membaca artikel belajar mobil dulu, lho dari internet.
  5. Percaya diri untuk bisa. Ini yang paling susah untuk saya terapkan. ;(
  6. Duduk di belakang kemudi dengan nyaman. Saya sampai menarik penuh kursi di belakang kemudi, apa karena saya pendek? ;(
  7. Kenali terlebih dahulu, kopling di kiri, rem di tengah dan gas di kanan. Kaki kanan bertugas untuk menekan gas dan rem. Jangan sampai kaki kiri yang menekan rem, salah rem dan gas nanti kan? kaki kiri untuk menekan kopling bersamaan dengan kaki kanan menginjak rem, jadi gas bebas. Itu sich analoginya yang sempat membuat saya bertanya berkali-kali kepada suami.
  8. Pegang kemudi dengan tangan yang nyaman. Usahakan untuk tegak sewaktu duduk di belakang kemudi.
  9. Pusatkan perhatian dan konsentrasi, salah sedikit bisa berabe.
  10. Pelajari arah menarik gigi 1, gigi 2, gigi 3, gigi 4, gigi 5 dan R untuk mundur. Saya sudah belajar mundur juga nich, lumayan seru belajar mundur. Untuk gigi, saya baru belajar sampai gigi 2, gigi 3 saya masih takut membawanya, karena harus berada di RPM di atas 2. 
  11. Belajar menyalakan mobil, menekan kopling, memasukkan gigi dan angkat (lepaskan) pelan-pelan kopling, sembari menekan gas sedikit sedikit. Saya kurang paham istilah setengah kopling. 
  12. Belajar dengan orang yang dikenal dan jika menggunakan jasa kursus mengendarai mobil, dipastikan aman  dan cepat bisanya. 
Itulah beberapa hal yang saya harus selalu perhatikan sewaktu belajar mengendarai mobil manual. Sekarang saya tidak boleh hanya belajar mengendarai mobil manual saja, tapi harus bisa. Jadi latihan intents dan seringnya membawa mobil akan mempengaruhi kualitas mengendarai mobil ya. Tahun lalu, saya melihat suami saya kelelahan membawa mobil sewaktu mudik lebaran  karena macetnya luar biasa, mau latihan gak bisa on the spot. Doakan ya, belajarnya lancar jadi Inza Allah bisa mengalami mengemudi saat mudik lebaran besok, oiya buat SIM Gratis ada enggak ya? heheee.